"tuhan, kenapa
aku jadi wni?
tuhan terperanjat ngilu
menitikkan airmata beku"
"Afnan menulis seakan-akan setiap bait adalah abu republik yang kembali menyala lewat kata." - Denny JA
"Buku puisi ini menghadirkan suara yang tegas, getir, namun tanpa kehilangan nada puitisnya dalam menggugat kenyataan sosial-politik Indonesia hari ini." - Made Supriatma
Anjing Berbukit Kabut karya Afnan Malay adalah himpunan lebih dari 99 puisi yang menggali luka kolektif bangsa Indonesia melalui bahasa yang jujur, getir, dan mengguncang. Menghadirkan potret korupsi, kebohongan publik, kerusakan lingkungan, birokrasi busuk, dan suara rakyat kecil, buku ini menjadi catatan sejarah alternatif yang menolak pelupaan. Dengan simbolisme “airmata” dan satire politik yang tajam, Afnan mengubah tragedi menjadi puisi, memaksa pembaca menatap kenyataan yang sering ditutupi kabut propaganda dan nasionalisme palsu. Ini bukan sekadar buku puisi, tetapi jeritan kolektif yang membakar, mengoyak, dan mengingatkan kita bahwa di tengah kebohongan yang berulang, suara rakyat tak boleh padam.
Kumpulan Puisi Anjing Berbukit Kabut: Catatan yang Terbakar
Penulis: Afnan Malay
Penerbit Semut Api
Edisi ke-1, Oktober 2025
150 hlm. 14×20,5cm
Bookpaper, soft cover